lampu mati,
kau terpejam.
ku nyanyikan selamat tidur,
untuk kau, anak kecil.
mereka bilang,
banyaklah bermimpi
jika nanti kau cium mentari pagi
mimpi mimpi itu akan memelukmu,
dengan selimut warna merah muda
anak kecil,
katamu padaku,
kau ingin ambil awan di langit
lalu ku bilang, iya.
kemudian kau tertawa lepas, senang.
anak kecil,
aku terkadang rindu tertawa sederhana
seperti tawamu kala kubelikan es krim rasa coklat.
atau ketika ku nyalakan televisi dengan kartun favoritmu.
aku ingin bahagia, kecil, sederhana,
aku ingin bahagia, tulus, tak banyak pinta.
sepertimu,
Montag, 13. August 2018
Abonnieren
Kommentare zum Post (Atom)
anak kecil
lampu mati, kau terpejam. ku nyanyikan selamat tidur, untuk kau, anak kecil. mereka bilang, banyaklah bermimpi jika nanti kau cium me...
-
kita adalah sepasang, yang jadi satu dari dua. beberapa jari kita sudah terpaut, namun jarak adalah yang terbijak, lalu kita belajar men...
-
Kau adalah cangkir, tanpa telinga disisinya, biar aku menggenggammu utuh. Kau adalah cangkir, dari kopi dengan dua-sendok-gula-k...
-
kita adalah beberapa keping yang digenggam waktu begitu erat. lucunya , sesuatu yang begitu erat digenggam, jadi begitu rentan terlepas l...
Keine Kommentare:
Kommentar veröffentlichen